Structural Improvement Supply Chain Management

Home / Pendidikan / Structural Improvement Supply Chain Management

Structural Improvement Supply Chain Management

Structural Improvement Supply Chain Management

Structural Improvement Supply Chain Management

Structural Improvement Supply Chain Management

  Terdapat banyak metrik dalam rantai pasokan yang bisa digunakan untuk mengevaluasi kinerja dalam suatu perusahaan dan untuk mitra rantai pasokannya. Pada bagian ini akan menjelaskan empat teknik yang ditujukan pada cara-cara untuk membangun dan mengevaluasi kinerja rantai pasokan yaitu sebagai berikut.

1)      Mengevaluasi Risiko Bencana dalam Rantai Pasokan.

Bencana-bencana yang menggangu rantai pasokan dapat memiliki banyak bentuk, termasuk angin topan, kebakaran, gempa bumi maupun terorisme. Oleh karena itu, perusahaan sering kali menggunakan banyak pemasok untuk kompenen-kompenen pentingnya guna mengurangi risiko total gangguan pasokan.

Dalam hal tersebut kita dapat menggunakan pohon keputusan untuk membantu manager operasi membuat keputusan penting sehubungan dengan jumlah pemasok.  Kita akan menggunakan notasi berikut untuk siklus pasokan:

S= probabilitas dari “peristiwa luar biasa” yang hanya akan menggangu semua      pemasok secara serempak.

U= probabilitas dari “peristiwa luar biasa” yang hanya akan menggangu satu    pemasok.

L= kerugian keuangan yang terjadi dalam siklus pemasok jika semua pemasok terganggu.

C= biaya marginal dari mengelola pemasok.

                        Semua pemasok akan terganggu secara serempak apabila terjadi peristiwa luar biasa atau tidak terjadi peristiwa luar biasa, tetapi terjadi peristiwa unik pada semua pemasok. Dengan asumsi probabilitas dari peristiwa tersebut saling tidak terikat, probabilitas dari semua pemasok yang terganggu secara serempak

Baca Juga :