Sistem Penjualan Real-Time

Home / Pendidikan / Sistem Penjualan Real-Time

Sistem Penjualan Real-Time

Sistem Penjualan Real-Time

Sistem Penjualan Real-Time

Sistem Penjualan Real-Time

Sistem penjualan real-time menggunakan teknologi informasi kontemporer untuk memaksimumkan kinerja sistem. Dalam penjualan real-time, order pembelian atas item persediaan dibuat atas dasar tarikan permintaan, bukan atas dasar dorongan untuk mengisi level persediaan secara berkala dalam interval waktu tertentu (seperti bulanan atau mingguan). Barang baru datang pada saat barang tersebut dibutuhkan, dengan kata lain, just in time (JIT).
Sistem penjualan real-time merupakan sentral dari strategi bersaing sebagian besar pengecer besar seperti Sears, Wal-Mart, dan J.C. Penney. Sistem ini juga merupakan pusat strategi bersaing bagi para pemasok perusahaan eceran, seperti Levi, Haggar, dan Wrangler (semua pemasok dengan merek terkenal terkait dengan pakaian laki-laki di outlet eceran). Sebagian besar pemasok pengecer besar juga mengoperasikan sistem penjualan. Dalam pasar yang kompetitif, penjualan ini akan hilang selamanya. Sears akan membeli barang yang serupa dari pesaing lain yang dapat memenuhi pesanan pada saat dibutuhkan. Pelanggan, selanjutnya, akan membeli produk pesaing.
Diperlukan tingkat kerjasama yang tinggi antarmitra dengan untuk mengimplementasikan sistem penjualan real-time. Perusahaan, pemasok, dan pembeli sering terlibat dalam kesepakatan kerjasama dagang tanpa persaingan. Dalam beberapa kasus, pelanggan dan pemasok mengoordinasikan jadwal produksi mereka shingga produk dapat diproduksi just in time. Sebelum sistem real-time, mitra dagang biasanya bekerjasama secara objektif, saling berbagi sedikit informasi yang dibutuhkan utk membuat kesepakatan. Perusahaan eceran percaya bahwa pemasok menggunakan data ini untuk mengirim produk yang benar pada lokasi yang tepat dan waktu yang tepat. Pemasok, sebaliknya, harus percaya bahwa perusahaan eceran memberikan data yang akurat dan bahwa perusahaan eceran akan menerima barang yang mereka kirimkan. Semua mitra dagang harus percaya bahwa data mereka hanya akan digunakan sesuai dengan tujuan yang telah disepakati dan tidak untuk diperjualbelikan atau diserahkan kepada pesaing lain.

Baca Juga :