Sejarah Perjuangan Bangsa Mexico

Home / Pendidikan / Sejarah Perjuangan Bangsa Mexico

Sejarah Perjuangan Bangsa Mexico

Sejarah Perjuangan Bangsa Mexico

Perjuangan rakyat Meksiko awal abad XVI kala Tentara Spanyol menyerang Yucatan & Pantai Meksiko. Henadez de Corboda & Herman Cortes sukses jadi wali Spanyol yang bertanggungjawab atas ekspedisi penaklukkan bangsa Aztec yang tersebar luas & peradaban bangsa Maya. Pada 1521, yakni 2 tahun setelah pertempuran yang hebat, Tenochtitlan ( sekarang dikenal sebagai kota Meksiko) jatuh ke tangan Cortes, dan pada 1525, Francisco Montejo menaklukkan bangsa Maya. Pada 1540 beberapa besar Meksiko utara di bawah kekuasaan Spanyol.

Di masa penindasan, diikuti penakluk Spanyol yang berusaha berdamai dengan masyarakat pribumi. Selanjutnya 300 tahun berikutnya, Meksiko sukses dikuasai sebagai lokasi jajahan Spanyol. Penduduk pribumi melancarkan revolusi pada 1541, tetapi pada akhirnya sukses dipadamkan. Para penguasa Spanyol terus saja merampok Meksiko yakni semua sumber kekuatan alamnya, terutama perak, dan menciptakan perkebunan luas untuk ekspor gandum, tebu / gula, & lain-lain. Pada abad XVII ekonomi “Spanyol Baru” merosot tajam. Penyakit & kerja paksa memicu berkurangnya masyarakat pribumi berasal dari 12 juta pada 1520 jadi 1 juta pada 1720.

Revolusi pertama kali berjalan pada 1810. Saat itu dipimpin Miguel Hidalgo y Costilla, yakni seorang pastur paroki yang mengeluarkan “Grito de Delores”, menyerukan diakhirinya kekuasaan Spanyol, proporsi tanah,& pemberdayaan rakyat. Costilla & para pengikutnya ditangkap & dijatuhi hukuman. Jose Maria Moreles y Pavon adalah yang memimpin pemberontakan berikutnya pada 1814 yang termasuk sukses dipadamkan, & menengahi gerakan kemerdekaan yang akibatnya mengarah ke perang gerilya.

Vicente Guerrero memimpin perjuangan baru ini & pada 1821 dia merundingkan sebuah perjanjian dengan para elit Penguasa Spanyol sehingga bisa beroleh hak pilih nasib sendiri bagi lokasi jajahannya. Sebuah konggres dipilih, & setelah pemberontakan militer pada 1823, akhirnya Meksiko jadi republik.

Pada 1845, Konggres AS pilih mengambil alih alih Texas dengan berperang melawan Meksiko sebagai akibatnya. Pada 1848 Amerika Utara unggul atas Tentara Meksiko, & Utah, Texas, Nevada, California, New Mexico, & beberapa besar Colorado di bawah kendali Amerika.

Tahun 1857, Benito Juarez mengeluarkan sebuah undang-undang baru sebagai sebuah usaha untuk menghapuskan sisa-sisa penjajahan. Reformasi tanah tidak berpengaruh untuk meningkatkan taraf hidup beberapa besar masyarakat yang tinggal, hidup dalam kemiskinan. Persoalan makin lama dipersulit, sebab perang saudara pecah tahun 1858 pada kelompok liberal yang dipimpin Juarez & kelompok konservatif. Juarez sukses memenangkannya & beberapa pergantian dilakukannya untuk menolong kurangi kekuasaan terlalu berlebih berasal dari Gereja & tentara. Kelompok liberal yang menggantinya tetapi tidak seberhasil Juarez.

Tahun 1876, Porfio Diaz mengambil alih alih kekuasaan & sukses memonopoli kekuasaan politik lebih berasal dari 30 tahun berikutnya yang lantas jadi penyebab utama revolusi pada 1910. Revolusi 1910 dipimpin Francisco i Madero, dia bukan seorang yang membela pergantian sosial maupun terjadinya pergantian total. Victoriano Huerta dengan mendapat dukungan kelompok konservatif, jenderal lain, sukses menggulingkan Madero. Petani melanjutkan revolusi mulai 1910 & Pancho Vila & Emilio Zapata jadi 2 tokoh kunci yang menggambarkan perjuangan melawan Huerta. Huerta dikalahkan & kendali jatuh ke tangan Venustiano Carranza, yakni seorang tuan tanah kaya yang menolong Madero. Perang saudara pecah di dalam kelompoknya & Vila berada di utara & Zapata di selatan. Pemberontakan rakyat dipadamkan pada 1920.

Sebuah partai baru yakni PNR, lantas memadukan kekuatan, & tekanan pada 1930 memicu sebuah pembalikan reformasi tanah & meningkatkan kesenjangan pada yang miskin & kaya. PNR (sekarang ini PRI) telah menguasai Meksiko sejak itu dengan sebuah sistem khusus yakni satu partai.

Pada 1968 sebuah pemberontakan mahasiswa besar-besaran pecah & PRI adalah partai yang menjadi, tidak tidak sama bagi rakyat yang tertindas. Pada 1 Januari 1994, EZLN, yakni sebuah organisasi revolusioner yang tidak dikenal, sukses mengambil alih alih kekuasaan di beberapa Chiapas, selatan Meksiko, yang menyebut dirinya telah memperjuangkan pergantian yang pernah Zapata perjuangkan sampai akhirnya mati. Empat puluh ribu pasukan pemerintah mengepung kelompok revolusioner, & Pemerintah Meksiko dengan ekstrim lagi ditekan demi terjadinya perubahan. Perjuangan masyarakat pribumi & rakyat yang tertindas Meksiko belum pernah berhenti & EZLN telah menangkap bayangannya & sukses memenangkan banyak dukungan.

Suku aztec 1325, Mexico City yang selagi ini jadi ibukota Meksiko, dibangun oleh raja paling akhir yakni Dinasti Aztec. Aztec adalah salah satu di pada suku-suku bangsa kulit merah Amerika Selatan yang mampir ke Meksiko abad ke-12. Kehidupan bangsa Aztec berpusat pada pertanian. Namun pada abad ke-16, bangsa Spanyol mampir ke Meksiko fungsi / untuk menancapkan imperialismenya di kawasan itu. Dan Bangsa Aztec melakukan perlawanan & terjadilah pertempuran di pada keduanya & akhirnya dimenangkan oleh bangsa Spanyol. Sejak selagi itu, jutaan orang Spanyol berdatangan ke Meksiko & tinggal disana, selagi bangsa Aztec justru tersingkir & akhirnya punah.

Kaum Aztek / Aztec adalah orang Amerika Tengah (yaitu berasal dari sentral Meksiko) yang kaya raya dengan warisan mitologi & kebudayaan. Dalam bahasa Nahuatl, yakni bahasa suku Aztek, ‘Aztek’ artinya seseorang yang berasal berasal dari ‘Aztlán’. Kaum Aztek termasuk menyebut diri mereka sebagai Mehika / Meshika / Mexica, asal nama ‘Meksiko’. Penggunaan nama ‘Aztek’ sebagai arti yang merujuk kepada mereka yang membawa ekonomi, agama, adat, & bahasa Mexica di mulai oleh Alexander von Humboldt.

Sumber : https://www.kumpulansurat.co.id/

Baca Juga :

Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945

Mantan Pelatih Sepakbola Amerika Divonis Bersalah atas Pelecehan Seksual