PRODUKSI DAN FUNGSI PRODUKSI

Home / Pendidikan / PRODUKSI DAN FUNGSI PRODUKSI

PRODUKSI DAN FUNGSI PRODUKSI

PRODUKSI DAN FUNGSI PRODUKSI

PRODUKSI DAN FUNGSI PRODUKSI

PRODUKSI DAN FUNGSI PRODUKSI

Produksi

       Para ahli ekonomi mendefinisikan Produksi sebagai menghasilkan kekayaan melalui eksploitasi manusia terhadap sumber-sumber kekayaan lingkungan. Atau bila diartikan secara konvensional, Produksi adalah proses menghasilkan atau menambah nilai guna suatu barang atau jasa dengan menggunakan sumber daya yang ada.
       Dr. Muhammad Rawwas Qalahji memberikan padangan kata Produksi dalam bahasa Arab dengan kata al-intaj yang secara harfiah dimaknai dengan ijadu sil’atin, yang artinya mewujudkan atau mengadakan sesuatu atau khidmatu mu’ayyanatin bi istikhdami muzayyajin min ‘anashir al-intaj dhamina itharu zamanin muhaddadin, yang berarti pelayanan jasa yang jelas dengan menuntut adanya bantuan pengabungan unsur-unsur produksi yang terbingkai dalam waktu yang terbatas.
    Produksi adalah kegiatan perusahaan untuk menghasilkan barang atau jasa dari bahan-bahan atau sumber-sumber faktor produksi dengan tujuan untuk dijual lagi. Pengertian produksi tersebut memberikan arti lebih jauh lagi mengenai peranan manajer produksi. Tanggung jawab produksi sangat berkaitan erat dan secara langsung memberikan dampak yang besar bagi perusahaan.
       Kegiatan produksi mempunyai tujuan yang meliputi :
1.    Menghasilkan barang atau jasa.
2.    Meningkatkan nilai guna barang atau jasa.
3.    Meningkatkan kemakmuran masyarakat.
4.    Meningkatkan keuntungan.
5.    Memperluas lapangan usaha.
6.    Menjaga kesinambungan usaha perusahaan.

 

   Berdasarkan pengertian dan tujuan dari kegiatan produksi tentunya manusia berusaha apa yang merupakan kebutuhan hidupnya dapat terpenuhi secara baik atau mendekati kemakmuran.
       Produksi tidak berarti menciptakan secara fisik sesuatu yang tidak ada, karena tidak seorang pun yang dapat menciptakan benda. Oleh karenanya dalam pengertian ahli ekonomi, yang dapat dikerjakan manusia hanyalah membuat barang-barang menjadi berguna, yang disebut “dihasilkan”. Produksi bisa ditilik dari dua aspek, yang pertama adalah kajian positif terhadap hukum-hukum benda dan hukum-hukum ekonomi yang menentukan fungsi produksi, dan yang kedua adalah kajian normatif yang membahas dorongan-dorongan dan tujuan produksi. Pembahasan mengenai nilai, norma, dan etika dalam produksi termasuk kedalam aspek normatif yang banyak dikaji oleh para ahli teori sosial.
Sumber : https://solidaritymagazine.org/