Pemerataan Akses Menjadi Bahan Evaluasi PPDB Tahun Depan

Home / Pendidikan / Pemerataan Akses Menjadi Bahan Evaluasi PPDB Tahun Depan

Pemerataan Akses Menjadi Bahan Evaluasi PPDB Tahun Depan

Pemerataan Akses Menjadi Bahan Evaluasi PPDB Tahun Depan

Pemerataan Akses Menjadi Bahan Evaluasi PPDB Tahun Depan

Pemerataan Akses Menjadi Bahan Evaluasi PPDB Tahun Depan

Meski proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Cimahi telah usai, namun Dinas Pendidikan Kota Cimahi mengakui masih ada hal yang harus dievaluasi dan diperbaiki untuk pelaksanaan PPDB khususnya terkait sistem zonasi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Hendra Gunawan, mengatakan, dalam pelaksanaan PPDB tersebut, masih ada kekurangan dan kelamahan seperti dalam sistem zonasi masih ada wilayah yang pemerataan aksesnya kurang merata.

”Jadi dalam hal ini yang lokasinya jauh pasti tidak masuk ke sekolah negeri, paling itu kelemahannya. Kalau yang mengambil jalur prestasi bisa sesuai kuota yang ditetapkan,” ujarnya di Komplek Perkantoran Pemkot Cimahi, Jalan Demang Hardjakusuma, Jumat (19/7).

Menurutnya, selain masalah pemerataan akses dalam sistem zonasi,

hal lain yang harus diperbaiki dalam PPDB tahun ini yakni terkait masalah peningkatatan mutu sekolah negeri dan swasta.

”Jadi harus dievaluasi lagi mutu apa saja yang masih kurang, jadi yang kita inginkan pemerataan mutu sekolah itu bisa merata,” ucapnya.

Untuk itu, ke depan, pihaknya akan meningkatkan pemerataan akses dalam sistem zonasi dan mutu sekolah negeri dan swasta yang ada di Kota Cimahi dalam pelaksanaan PPDB tahun depan.

”Untuk mengatasi kekurangan itu kami harus bisa menigkatkan mutu sekolah swasta

yang ada di Kota Cimahi seperti meningkatkan mutu sarana dan prasarana dan tenaga pendidiknya,” jelasnya.

Menurutnya, dalam pelaksanaan PPDB memang harus ada perencanaan yang matang, namun harus disesuaikan dengan anggaran pemerintah agar pemerataan mutu sekolah negeri dan swasta merata.

”Nanti mutu sekolah swasta dan negeri akan sama. Dengan adanya bantuan DAK sekolah swasta akan diberikan bantuan yang lebih. Pada tahun 2020 ada lima hingga enam sekolah swasta yang mendapat bantuan sarana dan prasarana,” ujarnya.

Hendra mengatakan, total jumlah SMP di Kota Cimahi 38 sekolah, dengan rincian 13 SMP

negeri dan 25 swasta. Semua sekolah tersebut sudah melaksanakan PPDB untuk tahun ini.

”Untuk menyelesaikan kekurangan ini, khususnya di sekolah swasta kami akan berkoordinasi lagi agar ada kepastian formulasinya dan itu harus ada kesepakatan bersama,” pungkasnya.(ziz)

 

Sumber :

http://journals.sbmu.ac.ir/en-iranjem/comment/view/18002/0/64678