Mengapa kolesterol turun atau naik

Home / Pendidikan / Mengapa kolesterol turun atau naik

Mengapa kolesterol turun atau naik

Mengapa kolesterol turun atau naik

Mengapa kolesterol turun atau naik

Mengapa kolesterol turun atau naik

JIKA selama ini Anda telah berusaha keras mengatur apa yang Anda makan namun kadar kolesterol masih naik juga, mungkin ada hal lain yang mempengaruhinya.
Makanan bukan satu-satunya faktor yang harus dipersalahkan bila kadar kolesterol Low Destiny Lippoprotein (LDL- kolesterol jahat) Anda tak juga turun. Tubuh Anda juga harus dipertimbangkan karena tubuhlah yang mengatur pembuangan LDL.
Sebenarnya banyak faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya LDL, yang paling utama ialah keturunan, makanan, berat badan, aktivitas fisik, umur dan jenis kelamin, alkohol, stress, dan rokok.

Faktor keturunan berperan mempengaruhi kecepatan tubuh membentuk dan membuang LDL dalam darah. Berdasarkan penelitian, satu dari 500 orang yang keluarganya mempunyai riwayat kolesterol tinggi, terkena familial hyperkolesterolemia, salah satu penyebab penyakit jantung.

Walaupun makanan bukan satu-satunya penyebab kolesterol tinggi, bukan berarti Anda bebas makan makanan berlemak. Ada dua zat dalam makanan yang dapat menaikkan LDL, yaitu lemak jenuh dan kolesterol yang berasal dari produk hewani. Terlalu banyak menyantap makanan yang mengandung kedua zat itu dapat menaikkan kadar kolesterol sehingga mempertinggi risiko serangan jantung. Anda tidak perlu “mencari” kolesterol dari makanan, karena tubuh sudah memproduksi kolesterol yang kita butuhkan.

Waspadalah bila Anda mengalami obesitas. Selain mengganggu penampilan, kelebihan berat badan juga meningkatkan kadar LDL. Penurunan berat badan otomatis akan mengurangi LDL, trigliserida sekaligus menaikkan HDL (kolesterol baik). Berolahraga teratur juga ampuh menaikkan HDL dan menurunkan LDL.

Umur dan jenis kelamin juga merupakan faktor penting penyebab tinggi rendahnya kolesterol. Pada usia 50-an keatas, wanita akan memiliki total kadar kolesterol yang lebih tinggi dari pria seumurnya. Dan wanita yang mengalami menopause kadar LDL-nya cenderung meningkat, sedangkan HDL-nya menurun. Namun hal ini dapat diatasi dengan terapi hormon (terapi penambahan esterogen).

Konon, alkohol dapat meningkatkan HDL. Namun begitu, bukan berarti alkohol aman dikonsumsi. Alkohol terbukti dapat merusak liver dan otot jantung, menaikkan tekanan darah dan mempertinggi trigleserida. Jadi, meskipun bisa menaikkan HDL, ada baiknya Anda menjauhi alkohol agar jantung tetap sehat.

Jangan biarkan diri Anda stress terus menerus. Dalam jangka waktu lama stress dapat meningkatkan kadar kolesterol darah. Karena orang yang sedang stress cenderung menghibur diri dengan menyantap makanan yang berlemak.

Baca Juga :