Fungsi APBN Menurut Ilmu Ekonomi

Home / Pendidikan / Fungsi APBN Menurut Ilmu Ekonomi

Fungsi APBN Menurut Ilmu Ekonomi

Fungsi APBN Menurut Ilmu Ekonomi

Fungsi APBN Menurut Ilmu Ekonomi

APBN mempunyai 3 fungsi utama yang sangat penting untuk kelangsungan suatu negara, Tanpa APBN maka dimungkinkan negara akan kesulitan dalam pengalokasian, pendistribusian pendapatan negara dan keadaan perekonomian akan labil, selengkapnya tentang fungsi APBN adalah sebagai berikut:

1) Fungsi Alokasi

Dengan disusunnya APBN, maka pemerintah mampu mengalokasikan atau membagikan pendapatan yang diterima negara sesuai dengan sasaran yang dituju. Misalnya, berapa besar untuk belanja atau gaji pegawai, seberapa besar untuk proyek dan berapa besar untuk belanja barang.

2) Fungsi Distribusi

Dengan disusunnya APBN, maka pemerintah dapat mendistribusikan pendapatan yang diterimanya secara adil dan secara merata. Fungsi distribusi dilaksanakan dengan maksud untuk memperbaiki distribusi pendapatan di masyarakat sehingga masyarakat miskin dapat dibantu. Salah satu caranya yaitu dengan dilakukannya kebijakan subsidi misalnya memberikan subsidi BBM kepada masyarakat indonesia.

3) Fungsi Stabilisasi

Dengan disusunnya APBN, maka pemerintah dapat menstabilkan keadaan perekonomian untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya, dalam keadaan inflasi dimana kondisi harga barang dan jasa meningkat, maka pemerintah dalam keadaan tersebut dapat menstabilkan perekonomian dengan cara menaikkan pajak. Mengapa pemerintah menaikan pajak? Hal ini karena dengan menaikkan pajak, maka jumlah uang yang beredar menjadi berkurang sehingga harga barang dan jasa yang tadinya meningkat dapat menjadi turun.

Baca Artikel Lainnya: