Definisi dan Fungsi Puskesmas

Home / Pendidikan / Definisi dan Fungsi Puskesmas

Definisi dan Fungsi Puskesmas

Definisi dan Fungsi Puskesmas

Departemen Kesehatan RI (2007) menyampaikan bahwa Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan bagian dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota sebagai unit pelaksana tekhnis yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kebugaran di suatu lokasi kerjanya. Puskesmas dan jaringannya berperan sebagai institusi penyelenggara service kebugaran di jenjang pertama yang terlibat langsung bersama dengan masyarakat.

Tanggung jawab Puskesmas didalam menyelenggarakan pembangunan kebugaran di lokasi kerjanya diantaranya adalah menambah kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi tiap-tiap orang yang bertempat tinggal di lokasi kerjanya supaya terwujudnya derajat kebugaran yang setinggi-tingginya.

Puskesmas beri tambahan service kebugaran secara komprehensif dan terpadu kepada masyarakat di lokasi kerjanya didalam bentuk kegiatan pokok dan juga puskesmas menambah peran masyarakat didalam menambah derajat kesehatan. Pelayanan kebugaran komprehensif yang diberikan puskesmas meliputi service kuratif (pengobatan), service preventif (pencegahan), service promotif (peningkatan kesehatan), dan rehabilitatif (pemulihan kesehatan). Wilayah kerja puskesmas meliputi satu kecamatan atau sebagaian dari kecamatan karena bergantung dari faktor kepadatan penduduk, luas daerah, keadaan geografis, dan keadaan infrastruktur di lokasi berikut (Efendi, 2009).

Fungsi Puskesmas

Definisi dan Fungsi PuskesmasMenteri Kesehatan dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr. PH didalam Seminar Nasional Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro bersama dengan tema ”Strategi Kesehatan Kementerian Kesehatan didalam Pembangunan Kesehatan yang Berbasiskan Preventif dan Promotif” (2010), puskesmas punyai empat manfaat yang berfokus terhadap pembangunan kesehatan, yakni:

a. Puskesmas Sebagai Pusat Pembangunan Kesehatan
Puskesmas sebagai pusat pembangunan kebugaran yakni sebagai pusat pembangunan lokasi berwawasan kesehatan. Upaya puskesmas menjalankan manfaat ini dilakukan bersama dengan menjalankan, menjalankan dan memantau penyelenggaraan pembangunan lintas sektor masyarakat di lokasi kerjanya supaya dapat membantu pembangunan kesehatan. Fokus upaya yang dilakukan puskesmas berkenaan pembangunan kebugaran adalah menekankan preventif dan promotif tanpa membiarkan upaya kuratif dan rehabilitatif. Puskesmas wajib memantau dan melaporkan hasil atau efek dari program yang telah diselenggarakan di lokasi kerjanya;

b. Puskesmas Sebagai Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Lyonset al (dalam Wrihatnolo & Nugroho, 2007) mengartikan pemberdayaan masyarakat merupakan suatu upaya yang dilakukan supaya masyarakat independen dan dapat mengatasi masalahnya dan juga dapat menambah inisiatif yang terjalin bersama dengan keadaan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat diinginkan dapat menambah pemahaman didalam mengidentifikasi masalah, memiliki rencana dan memecahkan kasus didalam masyarakat bersama dengan pakai potensi dan sarana yang terkandung di masyarakat. Sedangkan pemberdayaan masyarakat di bidang kebugaran adalah upaya menambah kemampuan masyarakat supaya masyarakat punyai kemampuan untuk hidup independen didalam rangka menambah standing kesehatannya (Departemen Kesehatan RI, 2007). Kesimpulannya bahwa Puskesmas didalam laksanakan pemberdayaan masyarakat memiliki tujuan supaya masyarakat dapat menambah kesadaran, kemauan, dan kemampuan untuk hidup sehat (Maulana, 2009);

c. Puskesmas Sebagai Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat Primer

Puskesmas sebagai pusat service kebugaran masyarakat primer merupakan service kebugaran tingkat pertama yang dimaksudkan untuk perorangan dan masyarakat. Puskesmas bertanggung jawab terhadap service kebugaran yang menyeluruh, terpadu dan konsisten (Haris, 2007).

Effendi (2009) mengatakan beberapa manfaat puskesmas, antara lain:
Puskesmas berfaedah sebagai ujung tombak pembangunan kebugaran masyarakat di lokasi kerjanya Upaya kebugaran didalam SKN dibagi jadi dua subsistem, yakni Usaha Kesehatan Perorangan (UKP) dan Usaha Kesehatan Masyarakat (UKM). Puskesmas sebagai ujung tombak penyelenggaraan UKM dan UKP didalam service kebugaran dasar dan merupakan unit pelaksana tekhnis dinas kebugaran kabupaten/kota yang punyai tanggung jawab menyelenggarakan beberapa tugas pembangunan kebugaran di kabupaten/kota. Tujuan dari pembangunan kebugaran adalah menambah kesadaran, hasrat dan hasrat hidup sehat masyarakat supaya terwujud derajat kebugaran yang optimal (Departemen Kesehatan RI, 2006);
Membina peran dan juga masyarakat yang ada di lokasi kerjanya untuk menambah derajat kebugaran Masyarakat butuh anjuran berkenaan prilaku hidup sehat supaya dapat mengenali Masalah kebugaran yang terlihat di lingkungannya. Arahan dari puskesmas terhitung akan menambah kemampuan masyarakat didalam pakai potensi yang ada di mayarakat semaksimal kemungkinan (Muninjaya, 2004);
Puskesmas berfaedah sebagai pemberi service kebugaran komprehensif dan menyeluruh kepada masyarakat.

Sumber : https://tokoh.co.id/

baca juga :