Berbagai Organisasi, Perguruan Tinggi AS, Bantu Mahasiswa Putus Kuliah Selesaikan Studi

Home / Pendidikan / Berbagai Organisasi, Perguruan Tinggi AS, Bantu Mahasiswa Putus Kuliah Selesaikan Studi

Berbagai Organisasi, Perguruan Tinggi AS, Bantu Mahasiswa Putus Kuliah Selesaikan Studi

Berbagai Organisasi, Perguruan Tinggi AS, Bantu Mahasiswa Putus Kuliah Selesaikan Studi

Berbagai Organisasi, Perguruan Tinggi AS, Bantu Mahasiswa Putus Kuliah Selesaikan Studi

Berbagai Organisasi, Perguruan Tinggi AS, Bantu Mahasiswa Putus Kuliah Selesaikan Studi

Redding, di California, adalah kota yang minim warga yang berminat untuk meneruskan kuliah di perguruan tinggi. Untuk mengatasi masalah itu, beberapa lembaga kemasyarakatan dan universitas menawarkan bantuan untuk mendongkrak minat yang rendah tersebut.

Selama beberapa generasi, ekonomi lokal di kota Redding, California, sebagian besar bertumpu pada penjualan sumber daya alam, seperti hasil tambang dan kayu dari hutan di California utara.

Pekerjaan di sektor industri ini secara tradisional tidak memerlukan pendidikan tinggi, tetapi telah lama menawarkan gaji yang cukup untuk mendukung kehidupan keluarga, kata Buffy Tanner, direktur beberapa program di Shasta College, perguruan tinggi lokal yang menyediakan pendidikan politeknik selama dua tahun. Dia menggambarkan Shasta College sebagai satu-satunya lembaga pendidikan tinggi publik yang melayani daerah itu dan sekitarnya.

Kepada VOA, Buffy Tanner mengatakan., “Kami sesungguhnya tidak memiliki budaya kampus di daerah kami. Bahkan, dengan perubahan dalam basis ekonomi kami, masih banyak keluarga yang tidak begitu mengerti mengapa mereka kuliah, mengapa mereka tidak langsung bekerja saja begitu mereka lulus dari sekolah menengah.”

Selama 30 tahun terakhir, banyak usaha lokal yang menangani sumber daya alam telah tutup, kata Tanner.

Kini, sebagian besar lowongan pekerjaan lokal terkait dengan bidang-bidang seperti kesehatan dan pendidikan, yang memang membutuhkan beberapa jenis gelar akademis,

Namun, yang menjadi masalah adalah karena warga Redding telah gagal melihat nilai pendidikan tinggi. Hanya sedikit dari mereka yang memiliki gelar perguruan tinggi. Bahkan, tiga tahun lalu, Shasta Colelge mendapati bahwa sekitar 31 persen dari orang dewasa di atas usia 25 tahun pernah kuliah tetapi tidak menyelesaikan program studi mereka.

Jadi, kata Tanner, Shasta College memutuskan bahwa pihaknya perlu berbuat lebih banyak

untuk membantu para mantan mahasiswa kembali ke kampus perguruan tinggi dan akhirnya mendapatkan gelar. Pada tahun 2016, Shasta College meluncurkan dua program, yang sekarang dipimpin oleh Buffy Tanner. Kedua program itu disebut Accelerated College Education atau ACE, yakni program pendidikan perguruan tinggi yang dipercepat, dan program Bachelor’s through Online and Local Degrees (BOLD), yakni program Sarjana yang bisa diambil secara online dan pendidikan lokal.

Perguruan itu mendesain setiap program dengan mempertimbangkan perlunya mengembalikan mahasiswa putus kuliah untuk meneruskan kembali pendidikan mereka, kata Tanner. Mahasiswa semacam itu biasanya lebih tua dari mahasiswa biasa dan memiliki pekerjaan purna waktu. Mereka juga mencari nafkah untuk menopang kehidupan keluarga, yang berarti bahwa mereka memikul banyak tanggung jawab selain bekerja dan kuliah.
Shasta College Amphitheatre, California. (Foto: wikipedia)
Shasta College Amphitheatre, California. (Foto: wikipedia)

Karena itulah program ACE menawarkan jalur gelar diploma dua melalui kuliah malam serta kuliah

berbasis Internet. Periode studi program ini dapat diselesaikan hanya dalam waktu delapan minggu dalam semester, bukan tiga sampai empat bulan seperti lazimnya.

Karena tidak ada perguruan tinggi negeri yang menawarkan program gelar sarjana empat tahun di sekitar kota Redding, Shasta College menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi dan universitas negeri di luar wilayah itu dalam melaksanakan program BOLD bagi mahasiswa yang kembali meneruskan kuliah mereka. Kemitraan demikian membantu mahasiswa meraih gelar sarjana dengan mengikuti perkuliahan di Redding maupun kuliah online dengan biaya lebih murah.

Program ACE juga menempatkan mahasiswa yang kembali kuliah ke dalam kelompok-kelompok yang bekerja sama selagi mereka menempuh program itu.

Program BOLD menawarkan perkuliahan khusus di Shasta College yang membantu mahasiswa menyelesaikan sistem pendidikan tinggi dan mencari pekerjaan setelah lulus. Jadi, mahasiswa memperoleh dukungan yang lebih baik daripada yang mungkin mereka dapatkan pada masa lalu.

 

Sumber :

https://forums.adobe.com/people/danuaji88