228 Lembaga RA belum Terakreditasi

Home / Pendidikan / 228 Lembaga RA belum Terakreditasi

228 Lembaga RA belum Terakreditasi

228 Lembaga RA belum Terakreditasi

228 Lembaga RA belum Terakreditasi

228 Lembaga RA belum Terakreditasi

Ratusan lembaga Raudhatul Athfal (RA) di Kota Bekasi dinyatakan belum terakreditasi.

Pasalnya, hasil penilaian akreditasi belum keluar.

Berdasarkan data kantor Kementerian Agama Kota Bekasi, terdapat 308 RA diwilayahnya. Dari jumlah itu, 21 RA terakreditasi A, 49 RA terakreditasi B, dan 10 RA terakreditasi C. Sisanya, 228 RA belum terakreditasi.

”Dari jumlah RA di Kota Bekasi, semuanya berstatus swasta,” ujar Humas Kantor

Kementerian Agama Kota Bekasi, Raden Deden Taufiqurrahman, Rabu (28/8).

Untuk mendapatkan akreditasi, RA harus mendaftar ke Badan Akreditasi Nasional (BAN) secara daring melalui Sistem Penilaian Akreditasi (Sispena). Raden mengatakan, seluruh lembaga RA sudah mengikuti penilaian oleh tim asesor.

”Tahun kemarin RA sudah melakukan penilaian akreditasi, tapi nilai yang diberikan oleh BAN belum turun. Jadi belum terlihat hasilnya,” ujarnya.

Belum keluarnya akreditas disebabkan karena tahapan yang cukup panjang. Mulai dari visitasi

ke sekolah, validasi proses dan hasil, verifikasi hasil validasi dan penyusunan rekomendasi, penetapan hasil dan rekomendasi akreditasi, pengumuman hasil akreditasi, kemudian penerbitan sertifikasi akreditasi.

”Tahapannya cukup panjang, selain yang disebutkan tadi itu juga harus melihat kelayakan gedung, melihat kinerja guru dan kemudian siswanya itu sendiri,” katanya.

Disisi lain, dari tenaga pendidik RA sudah sangat mendukung untuk memajukan dunia pendidikan di Kota Bekasi. Dari 1.476 guru, separuh lebih dinyatakan berkompeten.

”Sudah 70 persen guru RA lulusan S1 dan sudah memiliki kompetensi tentunya dibidang keahliannya masing-masing,” tuturnya.

Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi optimis, iman dan taqwa yang ditanamkan terhadap siswa dapat mampu menghadapi tantangan dalam dunia dunia pendidikan.

 

Baca Juga :